Sebelum Pelantikan
Lanjutan dari tulisan saya sebelumnya tentang Sebaiknya Jokowi dan Prabowo bertemu akhirnya
terjadi juga, saya begitu terharu dan juga bangga terhadap kedua tokoh
politik atau tokoh nasional ini, mereka sangat luar biasa, tulisan ini
memang agak telat, karena sudah lama kejadian atau peristiwa ini
berlangsung, tetapi saya ingin mendokumentasikan moment yang sangat luar
biasa ini, melihat kondisi dan situasi kubu Prabowo dan kubu Jokowi
saat pilpres, begitu sangat bertolak belakang.
Dan apa yang terjadi akhirnya Jokowi dengan Prabowo bertemu, yang
sebelumnya jokowi sudah bertemu dengan Ical sapaan akrab Aburizal
Bakrie, melihat berita tentang pertemuan Aburizal Bakrie/Ical dengan
Jokowi, akhirnya saya berpikir, bahwa Jokowi juga harus bertemu dengan
Prabowo, itu awal ekpektasi pemikiran saya kejadian yang bisa diluar
perkiraan jika Jokowi dan Prabowo tidak bertemu sebelum pelantikan, bisa
saja ada segelintir orang atau kelompok yang memanfaatkan situasi ini.
Tetapi alhamdulillah mereka bertemu, mencairlah ketegangan yang terjadi
antara mereka, insya Allah keduanya bisa bahu mengbahu untuk indonesia
lebih hebat lagi, bukan hanya sekedar indonesia hebat, tetapi indonesia
lebih hebat, Amin
Jokowi dan Jusuf kalla dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden
Republik Indonesia Prabowo dan Hatta Rajasa pun ikut hadir di gedung
MPR/DPR, awal yang baik untuk pemerintahan Jokowi-Jk kedepannya..Amin,
untuk itu kami sebagai Aparatur Sipil Negara juga harus lebih giat dan
diap bekerja untuk pelayanan kepada masyarakat, menjalankan
kebijakan-kebijakan publik yang sudah di buat dengan baik.
semoga indonesia bisa lebih baik di era pemerintahan Jokowi-JK. Amin.
Sesudah Pelantikan
Presiden terpilih Joko Widodo telah menemui pimpinan KPK pada hari
Minggu malam (20/10/2014) untuk membahas nama-nama calon Menteri kabinet
Jokowi-JK, yang telah dikirimkan mantan deputi tim transisi Jokowi-JK
ke KPK beberapa waktu lalu.
Demikian disampaikan Juru Bicara KPK, Johan Budi saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (21/10/2014).
"Membahas nama-nama calon Menteri yang disampaikan Pak Jokowi kepada KPK," tuturnya.
Deputi
Pencegahan KPK tersebut juga menyampaikan bahwa kedatangan mantan
Walikota Solo ke KPK itu juga membahas tentang pemerintahan yang bebas
dari korupsi. Seperti komitmen pasangan Jokowi-JK yang sering
disampaikan selama masa kampanye.
"Membahas soal 8 agenda pemberantasan korupsi," kata Johan.
Johan
menambahkan, pertemuan yang berlangsung kurang dari satu jam tersebut,
sampai saat ini masih belum bisa disampaikan hasilnya. Pasalnya pada
saat Jokowi menyambangi KPK, pimpinan KPK yang menerima waktu itu adalah
Abraham Samad, Adnan Pandu Praja, Bambang Widjojanto dan Zulkarnain.
Banyak dari negara-negara lain menyiarkan berita tentang pelantikan Jokowi, karena pelantikan ini banyak ditunggu oleh negara lain karena akan banyak membantu negara lain semperti Australia yang sangat mendukung jokowi sebagai presiden Indonesia, karena kedua negara ini saling membutuhkan seperti warga australia yang berlibur ke indonesia terutama Bali dan warga indonesia yang pergi untuk menjadi mahasiswa disana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar