Selasa, 04 November 2014

Sebelum dan Sesudah Pelantikan Jokowi

Sebelum Pelantikan

Lanjutan dari tulisan saya sebelumnya tentang Sebaiknya Jokowi dan Prabowo bertemu akhirnya terjadi juga, saya begitu terharu dan juga bangga terhadap kedua tokoh politik atau tokoh nasional ini, mereka sangat luar biasa, tulisan ini memang agak telat, karena sudah lama kejadian atau peristiwa ini berlangsung, tetapi saya ingin mendokumentasikan moment yang sangat luar biasa ini, melihat kondisi dan situasi kubu Prabowo dan kubu Jokowi saat pilpres, begitu sangat bertolak belakang.

Dan apa yang terjadi akhirnya Jokowi dengan Prabowo bertemu, yang sebelumnya jokowi sudah bertemu dengan Ical sapaan akrab Aburizal Bakrie, melihat berita tentang pertemuan Aburizal Bakrie/Ical dengan Jokowi, akhirnya saya berpikir, bahwa Jokowi juga harus bertemu dengan Prabowo, itu awal ekpektasi pemikiran saya kejadian yang bisa diluar perkiraan jika Jokowi dan Prabowo tidak bertemu sebelum pelantikan, bisa saja ada segelintir orang atau kelompok yang memanfaatkan situasi ini.
Tetapi alhamdulillah mereka bertemu, mencairlah ketegangan yang terjadi antara mereka, insya Allah keduanya bisa bahu mengbahu untuk indonesia lebih hebat lagi, bukan hanya sekedar indonesia hebat, tetapi indonesia lebih hebat, Amin
Jokowi dan Jusuf kalla dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Prabowo dan Hatta Rajasa pun ikut hadir di gedung MPR/DPR, awal yang baik untuk pemerintahan Jokowi-Jk kedepannya..Amin, untuk itu kami sebagai Aparatur Sipil Negara juga harus lebih giat dan diap bekerja untuk pelayanan kepada masyarakat, menjalankan kebijakan-kebijakan publik yang sudah di buat dengan baik.
semoga indonesia bisa lebih baik di era pemerintahan Jokowi-JK. Amin.

Sesudah Pelantikan 
Presiden terpilih Joko Widodo telah menemui pimpinan KPK pada hari Minggu malam (20/10/2014) untuk membahas nama-nama calon Menteri kabinet Jokowi-JK, yang telah dikirimkan mantan deputi tim transisi Jokowi-JK ke ‎KPK beberapa waktu lalu.
Demikian disampaikan Juru Bicara KPK, Johan Budi saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (21/10/2014).
"Membahas nama-nama calon Menteri yang disampaikan Pak Jokowi kepada KPK," tuturnya.
Deputi Pencegahan KPK tersebut juga menyampaikan bahwa kedatangan mantan Walikota Solo ke KPK itu juga membahas tentang pemerintahan yang bebas dari korupsi. Seperti komitmen pasangan Jokowi-JK yang sering disampaikan selama masa kampanye.
"Membahas soal 8 agenda pemberantasan korupsi," kata Johan.
Johan menambahkan, pertemuan yang berlangsung kurang dari satu jam tersebut, ‎sampai saat ini masih belum bisa disampaikan hasilnya. Pasalnya pada saat Jokowi menyambangi KPK, pimpinan KPK yang menerima waktu itu adalah Abraham Samad, Adnan Pandu Praja, Bambang Widjojanto dan Zulkarnain.

Banyak dari negara-negara lain menyiarkan berita tentang pelantikan Jokowi, karena pelantikan ini banyak ditunggu oleh negara lain karena akan banyak membantu negara lain semperti Australia yang sangat mendukung jokowi sebagai presiden Indonesia, karena kedua negara ini saling membutuhkan seperti warga australia yang berlibur ke indonesia terutama Bali dan warga indonesia yang pergi untuk menjadi mahasiswa disana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar